NGAWI – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet-atlet muda Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten Ngawi. Dalam ajang UTP Boxing Fest 2026 yang berlangsung di GOR UTP Solo pada Minggu (28/6/2026), kontingen Pertina Ngawi berhasil membawa pulang 16 medali, terdiri dari 10 medali emas dan 6 medali perak.
Sebanyak 20 atlet diturunkan dalam kejuaraan tersebut. Mayoritas merupakan atlet pelajar binaan Sasana Soerjo yang dipersiapkan untuk menghadapi berbagai kejuaraan bergengsi pada tahun mendatang. Hasil ini menjadi bukti keberhasilan pembinaan atlet muda yang selama ini dijalankan Pertina Ngawi.
Pelatih Pertina Ngawi, Didit Koko Nugroho, menjelaskan bahwa keikutsertaan para atlet dalam UTP Boxing Fest bukan semata mengejar gelar juara, tetapi juga untuk menambah pengalaman bertanding sebagai bagian dari program pembinaan jangka panjang.
“Di kejuaraan Solo ini memang kami maksimalkan untuk menambah pengalaman bertanding bagi anak-anak yang akan turun di Popda. Karena itu kami sengaja menurunkan atlet-atlet yang masih pelajar. Alhamdulillah hasilnya mereka mampu meraih 10 medali emas dan 6 medali perak,” ujar Didit.
Menurutnya, pengalaman bertanding menjadi faktor penting dalam membentuk mental, kepercayaan diri, serta kemampuan teknik para atlet. Oleh karena itu, Pertina Ngawi akan terus mengikutsertakan atlet-atlet mudanya dalam berbagai kejuaraan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing.
Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Pertina Kabupaten Ngawi, Moh. Sodiq Triwidyanto. Ia menyebut capaian ini sebagai bukti bahwa pembinaan olahraga tinju di Kabupaten Ngawi berjalan dengan baik dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi.
“Selamat kepada seluruh atlet dan pelatih yang telah berhasil mengharumkan nama Kabupaten Ngawi. Dari 20 atlet yang diturunkan mampu meraih 10 medali emas dan 6 medali perak. Ini tentu menjadi prestasi yang sangat membanggakan,” katanya.
Sodiq yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Ngawi mengingatkan para atlet agar tidak cepat berpuas diri. Menurutnya, prestasi di tingkat regional harus menjadi motivasi untuk terus berkembang dan menargetkan pencapaian yang lebih tinggi.
“Saya berpesan kepada atlet yang sudah meraih juara agar tidak cepat puas. Jadikan prestasi ini sebagai motivasi untuk lebih giat berlatih dan meraih prestasi di ajang yang lebih besar seperti Popda, Porprov hingga PON. Bagi yang belum berhasil menjadi juara, jangan menyerah. Tetap semangat, terus berlatih, dan tingkatkan kemampuan agar kesempatan berikutnya bisa meraih hasil yang lebih baik,” pesannya.
Capaian 16 medali di UTP Boxing Fest 2026 menjadi sinyal positif bagi perkembangan olahraga tinju di Kabupaten Ngawi. Dengan pembinaan yang berkesinambungan, dukungan berbagai pihak, serta jam terbang yang terus bertambah, para petinju muda Ngawi diharapkan mampu tampil kompetitif pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2026, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027, bahkan hingga ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).
Keberhasilan ini sekaligus mempertegas komitmen Pertina Ngawi dalam mencetak generasi atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional.














