Komunitas Credign Creator Digital Ngawi memiliki cara tersendiri untuk memperkenalkan potensi wisata Kabupaten Ngawi. Melalui kegiatan Ngawi Influencer Camp 2025, para pegiat media sosial Ngawi mengundang influencer dan admin medsos dari berbagai daerah seperti Madiun, Magetan, Ponorogo, Pacitan, Nganjuk, Jombang, Lamongan, hingga Gresik untuk merasakan langsung daya tarik wisata Ngawi.

Rangkaian kegiatan dimulai dari kunjungan ke sejumlah destinasi unggulan, di antaranya Benteng Van den Bosch, Batik Widi Nugraha, Dewi Ngubalan, Kebun Teh Jamus, Pasar Jadul Sumber Koso Sine, Sekolah Kopi Seloondo, serta sentra produk olahan Tahu BST. Melalui kunjungan ini, para kreator diharapkan dapat membuat konten positif yang memperluas jangkauan promosi pariwisata Ngawi.
Tujuan utama program ini adalah silaturahmi antar pegiat media sosial serta penguatan promosi wisata dan UMKM lokal melalui konten kreatif yang lebih segar, masif, dan relevan dengan tren digital.
Penutupan Dihadiri Bupati Ngawi
Kegiatan ini ditutup secara resmi oleh Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, didampingi Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Wiwien Purwaningsih, serta Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Mahmud Rosadi.
Dalam sambutannya, Bupati Ony menyampaikan apresiasi atas antusiasme seluruh peserta.
> “Kegiatan ini diharapkan memberikan kontribusi nyata bagi penguatan promosi potensi wisata dan UMKM Ngawi,” ujarnya.
Melalui gelaran Influencer Camp, Pemerintah Kabupaten Ngawi menegaskan komitmennya dalam memperluas jangkauan promosi serta memperkuat branding daerah berbasis digital. Kolaborasi dengan para pelaku industri kreatif dinilai menjadi langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Program ini sekaligus menjadi upaya berkelanjutan untuk meningkatkan partisipasi publik dalam mengenalkan potensi Kabupaten Ngawi agar semakin dikenal luas, baik di tingkat regional maupun nasional.

















