ABOUTNGAWI.COM Menarik sekali mengetahui desa di Ngawi yang hampir seluruh warganya beternak dan memelihara kerbau. Tradisi beternak kerbau telah diwariskan secara turun temurun sehingga menjadi bagian tak terpisahkan dari warisan budaya mereka. Desa ini memanfaatkan aspek unik ini dengan mempromosikannya sebagai tujuan wisata, menawarkan pengunjung pengalaman yang mengingatkan kita saat berada di Afrika karena banyaknya kerbau. Desa yang dikenal dengan nama Kampung Kerbau ini terletak di Dusun Bulak Pepe, Desa Banyubiru, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur234. Dapat ditempuh dari pusat kota Ngawi dalam waktu kurang lebih 35 menit. Destinasi wisata ini menjadi pilihan baru dan khas di Jawa Timur karena daya tariknya yang unik.

Pada musim kemarau, desa ini mungkin tampak tandus, dengan kawanan kerbau berkeliaran. Namun saat musim hujan, pemandangannya menjadi subur dengan rerumputan. Desa ini juga memiliki lapangan terbuka yang luas dan sungai-sungai kecil tempat kerbau mandi. Rutinitas kerbau yang kembali ke kandangnya setelah mandi sudah menjadi pemandangan biasa bagi warga desa. Kerbau telah menjadi bagian integral dari masyarakat yang dikenal dengan sebutan “rojokoyo” karena membantu kegiatan pertanian di sawah. Selain itu, kerbau relatif mudah dirawat sebagai hewan ternak sehingga menjadi pilihan utama masyarakat desa. Hasilnya, desa ini menjadi rumah bagi lebih dari 700 ekor kerbau, dan setiap keluarga memiliki sekitar 10 hingga 30 ekor kerbau4. Meskipun metode peternakan kerbau tradisional masih dilakukan, kerbau kini dipelihara untuk dijual dan bukan sebagai hewan pekerja.
Kampung Kerbau menawarkan pengalaman unik yang tidak bisa ditemukan di tempat lain. Pengunjung berkesempatan menyaksikan hubungan harmonis antara kerbau dan masyarakat setempat, sehingga menciptakan suasana yang mengingatkan kita pada Afrika. Baik berkunjung saat musim kemarau maupun hujan, desa ini memiliki daya tarik tersendiri yang ditawarkan. Jika Anda tertarik menjelajahi destinasi ini, tidak ada biaya masuk untuk mengamati aktivitas penduduk desa dan kerbau-kerbaunya.